A manager is responsible for the application and performance of knowledge (Peter Drucker) | www.management-update.org  
   
   | Beranda | Publisher | Editors | Login | Subscribed | RSS Feed | Twitter | Facebook | 16 November 2018
   
   
   
      Register | Forget Password

  Username : Password :
     
   


   
       HOME EDITORIAL HEADLINE DEPARTMENT REGULAR SUBSCRIPTION ARCHIVE    
   
 
  • Cyb3r001

    uploads/slide/sd.jpg

    Hacked By Cyb3r001 was here

 
 
WOMEN ON TOP

TERKENANG LIONTIN TANDA CINTA IBUNDA

 

Diamond is a woman’s bestfriend.
Especially for Airyn Tanu.

Pancaran sinar berlian yang memukau pastinya akan membuat penampilan wanita manapun yang menggunakannya semakin mempesona. Namun, tahukah anda, berlian seperti apakah yang
benar-benar cocok dengan diri Anda? Bagaimana membedakan berlian asli dengan yang ‘aspal’? Dan bagaimana pula memperlakukannya agar selalu memberikan sinar terbaiknya?

Jika jawaban Anda terhadap semua pertanyaan tersebut adalah ‘Tidak’, berarti Anda harus benar-benar menemui ahlinya. Memang tidak banyak orang yang memiliki keahlian tersebut. Beruntung, Forum Manajemen bisa menemui sekaligus memperkenalkan salah satunya kepada Anda. Airyn Tanu, demikian nama dari wanita cantik yang kini menjabat Chief  Operational  Ofcer  di  Passion Jewerly ini.    

”Perhiasan itu karya seni. Harus dibuat sepenuh hati dan mampu memberi makna bagi pemakainya”. Demikian pernyataan Airyn di tengah pembicaraan kami yang hangat di salah satu gerainya di Living World, Alam Sutera.Patut di diakui bahwa Ilmu seperti yang Airyn miliki tidaklah sembarangan, malah cenderung langka. Karena melalui  tangannya, butir-butir berlian mentah beragam ukuran bisa dia ubah menjadi perhiasan cantik.

Sehingga tidak mengherankan jika apapun yang hendak dipasarkan oleh Passion Jewelry, selalu harus melewati pengawasannya. Passion Jewelry sendiri sampai saat ini terus berkembang hingga memiliki pelanggan yang tersebar di seluruh nusantara.

Awal Kecintaannya

Entah kebetulan atau tidak, nama dari Passion Jewelry sepertinya memiliki keterkaitan yang erat dengan  kehidupan Airyn bersama berliannya.  Ini bisa dilihat dari sejarah yang membuatnya tercebur dalam dunia perhiasan, khususnya berlian hingga saat ini.

Ceritanya berasal dari ketika Airyn masih remaja, ia mendapat hadiah berupa liontin dari sang bunda tercinta. Ia sangat terpukau oleh kilau sinar yang terpantul dari berlian yang terdapat di liontin tersebut. Bukan cuma itu, ia merasakan bahwa ini merupakan hadiah yang luar biasa karena melambangkan cinta abadi yang ia dapatkan dari sang Bunda. Sejak saat itulah, bibit kecintaannya terhadap berlian mulai bertunas.

Selepas kuliah jurusan  Computer System Engineering di Perth, Australia, Airyn kemudian memutuskan untuk mendalami Ilmu berlian di  Gemological Institute of America  (GIA) di Hongkong. Banyak hal yang ia pelajari, termasuk bagaimana menilai suatu berlian berdasarkan kualitas dan karakteristiknya. Dari situ, Airyn pun mengetahui bahwa nilai berlian tidak hanya bisa diukur dari kadar beratnya, tetapi juga karakter yang dibawanya masing-masing.

Tahun 2005, Airyn pun usai dengan sekolah berliannya, dan langsung bergabung dengan Passion Jewelry yang kebetulan saat itu tengah mencari seseorang untuk mengisi posisi Star Manager.  
Bermodal ilmu yang langka dan kecintaan yang begitu tinggi terhadap pekerjaannya membuat Airyn begitu mencintai kariernya di Passion Jewelry. Ia selalu membuahkan hasil yang diimpikan
banyak orang. Sehingga pada akhirnya, ia pun dipercaya untuk menjadi  Chief Operational Ofcer (COO) di perusahaan tersebut.

Memuaskan Pelanggan

Bagi Airyn, bisa menduduki jabatan tinggi di perusahaan dengan bidang pekerjaan yang ia cintai bukanlah tujuan akhir. Ia pun membidik target yang lebih menantang, yaitu bagaimana menjadikan Passion Jewelry sebagai  trendsetter perhiasan Indonesia dan bisa  expanding
lagi. Untuk itu, Airyn dan kawan-kawan pun memikirkan rencana dan strategi-strategi baru untuk lebih dekat dengan pelanggan, yang salah satunya adalah  dengan mengadakan  exhibition baik di
dalam maupun luar kota.

Sebagai COO,  Airyn harus memastikan operational bisnis berliannya berjalan dengan baik. Ia mengawasi semua kegiatan bisnisnya, mulai dari  design yang dikeluarkan, sistem promosi, hingga
exhibition  yang  diselenggarakan.  “Saya selalu mengawasi bagaimana cara para staf melayani customer,”tegasnya. Tentu, penyelenggaraan  event saja belum cukup untuk mendekati pelanggan.

Sifat dasar Airyn yang hobi menjalin persahabatan dengan siapapun ini juga dimanfaatkan untuk mendalami setiap detail yang dimiliki pelanggan untuk kemudian digunakan sebagai dasar membangun relasi yang baik. “Dengan  lebih  dekat  dengan  para pelanggan, kami dapat mengetahui karakter calon pelanggan.

Dengan mengetahui karakter pelanggan, maka maka kami bisa merekomendasikan berlian yang sesuai dengan karakter mereka, dan mengarahkan untuk memilih  design yang tepat berdasarkan budget yang  mereka  miliki. Itu semua merupakan proses yang harus dilakukan dengan hati,” tegas wanita yang saat itu tengah mengenakan salah satu koleksi berliannya yang diberi nama  Serenity Glow yang menurutnya  menunjukkan karakter sifat wanita yang mandiri dan berkarakter. Itulah mengapa, Airyn begitu menekankan kepada semua teman-teman di Passion Jewelry agar bekerja dengan sepenuh hati mereka, sehingga bisa membuahkan hasil yang memuaskan
semua pelanggan.

 

TANYAKAN PADA AHLINYA

Agar Bisnis terus Bersinar

Bagaimanapun, berbisnis berlian selalu menguntungkan bagi Airyn. Hanya saja, tetap harus memperhatikan beberapa aturannya. Selain menjaga persahabatan dengan para pelanggan, Airyn mengaku memiliki beberapa pertimbangan lain untuk menjaga bisnis berliannya terus bersinar. Seperti misalnya pemilihan lokasi bisnis, yang mesti disesuaikan agar target  market-nya tepat. Airyn merasa beruntung, karena dari beberapa lokasi yang ada saat ini, Passion Jewelry selalu
mendapat respon positif.Ketika banyak bidang usaha yang terkena dampak negatif dari tahun
2014 yang merupakan tahunnya politik.

Airyn malah menjamin bahwa bisnisnya tidak mengalami masalah sedikitpun. Karena barang yang ia tawarkan kepada customer selalu memiliki momen yang selalu mendapat tempat spesial di hati
pelanggan, seperti  perayaan ulang tahun, pernikahan, hari raya imlek, hingga Valentine. Dari situ, Airyn mendapatkan rezeki yang berlimpah dari biasanya.“Seperti  bulan  Februari  kemarin, kami mengeluarkan  annabel’s collection, yaitu koleksi edisi valentine yang terdiri dari tiga butir rangkaian berlian di dalam sebuah perhiasan berbentuk hati yang memiliki arti  to love, to be loved, and forever,” terang Airyn.

Memang, untuk mendapatkan kemurnian dari berlian bisa dikatakan gampang-gampang susah. Maka untuk mengurangi risiko, alangkah disarankan untuk berkonsultasi dengan ahlinya
terlebih dahulu. Saat di temui di salah satu gerai  Passion Jewelry di Living World, Alam Sutera, Pakar yang kini sudah menjadi pengusaha berlian, Airyn Tanu menerangkan beberapa hal paling dasar yang mesti diketahui saat ingin memiliki atau menghadiahi pasangan dengan berlian:

Bagaimana pandangan Anda tentang berlian?

Berlian merupakan batu perhiasan atau  gems stone yang paling kuat. Dia tidak mudah tergores dan pecah. Ini berbeda dengan Batu permata yang sering kita temui di perhiasan emas yang
umumnya menggunakan  cubic zirconi. Walau memiliki warna mirip berlian, cubic zirconi tidak memiliki ketahanan seperti berlian, mudah pecah dan tergores, makanya harganya pun jauh lebih murah. Sementara berlian sering dikaitkan dengan simbol cinta karena memiliki karakter yang abadi. Dengan berlian, tanda cinta sejati atau cinta abadi tersebut sudah sangat terwakilkan.

Bagaimana jika digunakan sebagai investasi?

Selain sebagai simbol cinta, sifat abadi dan langka yang dimiliki berlian juga membuatnya layak diinvestasikan. Berlian merupakan salah satu aset investasi yang aman karena harganya cenderung naik dalam jangka panjang, tidak seperti emas, saham dan jenis investasi lain yang
harganya cenderung fuktuatif. Untuk kebutuhan ini, pilihlah berlian yang memiliki kadar diatas 0.3 karat, karena berlian ini menggunakan sertifkat GIA yang dikeluarkan dari pusatnya di Amerika. Perlu diketahui bahwa berlian memiliki harga internasional yang disebut rapaport trans yang biasanya dinilai dalam US dollar.

Bagaimana cara menilai  sebuah berlian?

Memang,  kebanyakan orang masih belum mengerti bagaimana menentukan kualitas yang baik terhadap berlian. Saya bisa katakan bahwa 90% dari  customer saya, belum mengetahui kualitas benda rupawan ini dengan tepat. Makanya saya selalu memberikan arahan agar tidak menimbulkan kekecewaan terhadap pelanggan. Sebagai jaminan, kami memberikan sertifkat di setiap penjualan, untuk menjamin kualitasnya. kami berikan juga dengan keterangan hasil tes
keaslian berlian tersebut.

Seberapa sulitkah  memelihara berlian?

Tidak sulit. Cukup direndam dengan air panas yang sudah dicampur dengan sedikit cairan pencuci piring lalu digosok menggunakan sikat gigi yang halus. Untuk penyimpanan, sangat dianjurkan untuk memisahkan satu berlian dengan berlian lain, supaya tidak tergores antara satu
dengan yang lainnya. 

 

KONSULTASI
Langkah-langkah Memulai Bisnis Awal

Oleh : Prof.Dr.Andreas Budihardjo Saya adalah seorang marketer sejati, saya selalu berhasil mencapai target yang dibebankan perusahaan terhadap saya. Akan tetapi, saya selalu ti ...
[selengkapnya]


 











HEADLINE :


  

 

 

heading

K O B I S

Wani Piro

Point of View

MENCIPTAKAN SUPERTEAM,
BUKAN SUPERMAN!

Closer With

PETINGGI YANG SELALU MERENDAH

Finance

Disiplin Administratif:
Solusi Mengelola Keuangan Bisnis Anda

Talent Behavior

Bekerja Tanpa Pemimpin Utopia atau Kekacauan?

EXPLORE

Merek-Merek Penanda Zaman Baru

Operations 

SEGITIGA EMAS

Marketing

BERBURU BANGKU PARLEMEN 2014

 
KONFLIK KEKUASAAN
 
SEDERHANA ITU...
SEMPURNA!

 
 
TERKENANG LIONTIN TANDA CINTA IBUNDA

BIZPEDIA

KEPEMIMPINAN SEBAGAI INTI MANAJEMEN

BOOK INSIGHT

David and Goliath Malcolm Gladwell
 
 
 
 
JURNAL IRJBS
 
Agustus - November 2012
 
Vol. 5 No. 2
 
 
 
 
 
 
April - Juli 2012
 
Vol. 5 No. 1
 
 
 
 
 
 
Desember 2011 - Maret 2012
 
Vol. 4 No. 3
 
 
 
 
 
 
AGUSTUS S/D NOVEMBER 2011
 
Vol.4 No.2
 
 
 
 
 
 
JURNAL IRJBS
 
April s/d Juli 2011
 
Vol. 4 No. 1
 
 
 
 
 
 

 
 JURNAL INTEGRITAS
 
Desember 2010 s/d Maret 2011

VOL. III NO. III
 
 
 
 
 
 
 
 JURNAL INTEGRITAS
 
Agustus s/d November 2010
 
VOL. III NO. II
 
 
 
 
 
 
 JURNAL INTEGRITAS
 
April s/d Juli  2010
 
VOL. III NO. I
 
 
 
 
 
 
 
JURNAL INTEGRITAS
 
DESEMBER 2009 S/D MARET 2010
 
VOL. II NO. III
 
 
 
 
 
 
 
JURNAL INTEGRITAS
 
AGUSTUS S/D NOVEMBER 2009
 
VOL. II NO. II 
 
 
 
 
 
 
JURNAL INTEGRITAS
 
APRIL S/D JULI 2009
 
VOL.II NO.I 
 
 
 
 
 
 
JURNAL INTEGRITAS
 
DESEMBER 2008 S/D MARET 2009
 
VOL.I NO.III
 
 
 
 
 
 
JURNAL INTEGRITAS
 
AGUSTUS S/D NOVEMBER 2008
 
VOL.I NO.II

Pembaruan Fungsi Keuangan Perusahaan (Oleh:Djoko Wintoro).

Membumikan Operasi Perusahaan Besar di Indonesia (Oleh:A.Prasetyantoko & Rachmadi P)

Meningkatkan Kinerja Pemasaran (Oleh:Widodo)

Indonesia Bankrputcy Law: Revisited (Oleh:Wijantini)

Predicting Credit Risks Using Sustainability Criteria into Credit Risk Management (Oleh:Teddy Oswari)

Human Resource Retention Practices (Oleh:Mohammad A. Ashraf,R.A. Masum & M.H.R. Joarder)

The Role Of Culture And Community (Oleh:Achmad Setyo Hadi)

JURNAL INTEGRITAS

MAI 2008

VOL.I NO.I 

Keragaman IdentItas dalam KomunItas Konsumen (Oleh:Eka Ardianto )

Dinamika Hubungan Perusahaan dan Komunitas Konsumen (Oleh:Yudho Hartono)

Pengujian TeorI Trade-Off dan Pecking Order (Oleh:Darminto & Adler Haymans Manurung)

Pentingnya Safety cultur di rumah sakit (Oleh:Andreas Budihardjo)

Adopting and Implementing Advanced Manufacturing Technology (Oleh:Lena Elitan)

Corporate Governance in Family Firms (Oleh:Lukas Setia-Atmaja)
 
 
 
 

buku 



Untuk melihat preview klik Cover ini!

Untuk berlangganan klik Di Sini!
 
//

Apakah informasi yang kami tampilkan sudah sesuai dengan yang anda inginkan?
      Sangat Sesuai
      Cukup Sesuai
      Kurang Sesuai




Unique Visits Today: 378
Hits Today: 1174
Total Unique Visits: 500516
Total Hits: 31135333
Guests Online: 7


   
   

  MENU HOME:




  MENU JOURNAL:




  MENU FORUM:


PMBS Publishing   
www.management-update.org | copyright © 2018